Minggu, 07 Oktober 2012

Janji Suci


“ga sengaja ke play lagu Yovie & Nuno >> Janji Suci.. mau banget deh ada someone yg nyanyiin lagu itu buat gw, so sweet banget kan.. apalagi kalau yang nyanyiin itu Mr X..”
*Here is the song

Dengarkanlah wanita pujaanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini

Aku ingin, mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu

Dengarkanlah wanita impianku
Malam ini akan kusampaikan
Janji suci satu untuk selamanya
Dengarkanlah kesungguhan ini

Aku ingin, mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu

Akulah yang terbaik untukmu…

P-E-N-U-L-I-S



What do you think about that?

Quote (7)


berhentilah mengutuk kegelapan, dan segeralah nyalakan lilin. Jika kamu merasa paling menderita, maka di luar sana masih ada yang lebih menderita
#cintaiIndonesiadengancaramu

Sabtu, 06 Oktober 2012

yellow T-shirt


Hai yg hari ini berbaju kuning. Aku tak sempat melihatmu secara sempurna. Tapi aku selalu mengingatmu dengan sempurna
Apa kabar hari ini? Apakah kau lelah? Atau mungkin kau butuh refreshing? Jangan terlalu memaksa tubuhmu untuk bekerja terlalu keras. Sayangilah dirimu, bukankah kau juga butuh tertawa?


Jumat, 05 Oktober 2012

Intermezo "Pernikahan"


Sudah lama aku tak bercerita lagi tentangnya. Kali ini akan kutuliskan sedikit tentang dia.
Tentang kami? Kami baik – baik saja sampai saat ini. Kita bisa saling menyapa, saling bercanda, bahkan akupun bisa dengan leluasa melakukan apapun, tidak ada rasa canggung seperti dulu. Mungkin ini memang yang lebih baik.
Masalah hati? Jangan pernah bertanya. Sedikit pun belum ada yang berubah dariku. Aku masih seperti dulu. Masih memiliki perasaan itu. Aku tak peduli meskipun dia membaca tulisan ini. Tapi inilah kenyataannya. Aku tidak bisa melakukan semua komitmen itu.
Bukankah kita berhak mencintai siapapun? Asalkan rasa cinta ini tak melebihi rasa cintaku terhadap Maha Pencipta.
Ada satu hal yang harus kuceritakan disini. Waktu itu kami tidak sengaja berbicara tentang pernikahan, hanya selingan dan tak sengaja sebenarnya. Sekarang umur kami sama – sama 20 tahun. Tapi kami akan menikah di tahun yang berbeda. Aku? 5-6 tahun lagi. Dia? 2-3 tahun lagi. Itulah rencana hidup kami yang berbeda. Sempat terlintas dalam pikiranku, kita memang tak bisa bersama. Tapi siapa yang bisa menentang takdir Tuhan?
Berbicara tentag pernikahan, maka aku akan berasumsi kemungkinan terburuk. Tidak apa, hanya untuk menguatkan diri saja. Jika 2-3 tahun lagi aku masih belum mampu melupakannya, apakah aku akan rela datang ke pernikahannya? Menyaksikan dia bersama wanita pilihannya? Jika 5-6 tahun lagi aku juga masih belum bisa melupakannya, apakah aku akan ikhlas mengundangnya datang ke pernikahanku dan menerimanya bersama pria yang memilihku?


 
Diary Mimpi dan Kehidupan Blogger Template by Ipietoon Blogger Template