Terkadang,
kita menjadikan seseorang/sesuatu prioritas utama kita, tapi sebenarnya
seseorang/sesuatu tersebut hanya menjadikan kita alternatif pilihan saja.
Terkadang, kita sibuk memikirkan orang lain, tapi orang lain itu malah
memikirkan orang lain lagi.
Terkadang, kita membela habis2an, menyayangi segenap jiwa seseorang/sesuatu,
tapi sebaliknya seseorang/sesuatu itu hanya menjadikan kita pilihan opsional
saja.
Kehidupan persis seperti menaiki sepeda, jika kita tidak bisa menjaga keseimbangan
lagi, maka segeralah maju, bergerak ke tempat baru, karena jika terus
memaksakan diri berhenti, cepat atau lambat kita akan terbalik.
*Tere Liye